-->

Notification

×

Iklan

**** UPDATE INFORMASI TERBARU - BERITA-TEKINI- TRENDING-INFO KESEHATAN- INFO LOWONGAN KERJA- HOBI - INFO PENDIDIKAN****

Belum Afdol ke Bali Kalau Belum Tahu Sejarah & Resep Rahasia Nasi Jinggo yang Bikin Nagih Maksimal!-Resep makanan-Bali

Saturday, March 29, 2025 | 9:49 PM WIB | 000 Views Last Updated 2025-04-01T00:09:12Z

Belum Afdol ke Bali Kalau Belum Tahu Sejarah & Resep Rahasia Nasi Jinggo yang Bikin Nagih Maksimal!

 




Sejarah Nasi Jinggo: Kisah di Balik Bungkus Daun Pisang

Nasi Jinggo, hidangan mungil nan kaya rasa yang mudah ditemukan di berbagai sudut Bali, memiliki sejarah yang menarik dan beberapa versi mengenai asal-usulnya. Kemunculannya diperkirakan terjadi sekitar tahun 1980-an di Denpasar, tepatnya di sekitar Jalan Gajah Mada yang kala itu menjadi pusat aktivitas dengan Pasar Kumbasari yang buka 24 jam.

 

Kebutuhan akan makanan praktis dan terjangkau bagi para pekerja malam dan pengunjung pasar yang begadang menjadi cikal bakal lahirnya Nasi Jinggo. Sepasang suami-istri disebut-sebut sebagai pelopor yang menjajakan nasi bungkus dengan lauk sederhana dari sore hingga malam hari. Kreasi mereka ternyata digemari banyak orang, sehingga popularitasnya menyebar dengan cepat, tidak hanya di Denpasar tetapi juga ke kota-kota lain di Bali, bahkan hingga ke luar pulau.


Asal-usul nama "Jinggo" sendiri memiliki beberapa interpretasi yang menarik:

 

1.Pengaruh Film "Djanggo": Salah satu versi populer mengaitkan nama "Jinggo" dengan judul film koboi "Djanggo" yang sangat terkenal pada masa itu. Entah bagaimana, nasi bungkus ini kemudian diasosiasikan dengan popularitas film tersebut.

2.Bahasa Hokkien: Versi lain menyebutkan bahwa "Jinggo" berasal dari bahasa Hokkien, "cheng-gō͘" yang berarti "seribu lima ratus". Ini merujuk pada harga jual Nasi Jinggo sebelum krisis moneter tahun 1997 yang memang berkisar di angka tersebut.

3."Jagoan": Ada pula yang percaya bahwa nama "Jinggo" berasal dari kata "jagoan", sebutan untuk para pengendara motor di Bali yang gemar berkeliling malam. Nasi Jinggo menjadi makanan favorit mereka setelah atau sebelum "plesiran" malam.

Terlepas dari mana asal nama yang paling tepat, Nasi Jinggo telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kuliner Bali, merakyat dan digemari oleh berbagai kalangan.

Karakteristik Nasi Jinggo: Lebih dari Sekadar Porsi Kecil

Meskipun ukurannya mungil, Nasi Jinggo memiliki karakteristik khas yang membuatnya unik dan digemari:

1.Porsi Mungil: Ini adalah ciri utama Nasi Jinggo. Nasi putih yang dikepal kecil disajikan dengan lauk dan sambal dalam bungkusan daun pisang yang juga berukuran kecil, seringkali berbentuk segitiga atau kerucut. Porsi yang sedikit ini membuat pembeli seringkali membeli beberapa bungkus sekaligus untuk merasa kenyang.


2.Bungkusan Daun Pisang: Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus bukan hanya tradisional tetapi juga memberikan aroma khas yang menambah kenikmatan saat disantap.


4.Isian Sederhana Namun Kaya Rasa: Meskipun terlihat sederhana, isian Nasi Jinggo menawarkan perpaduan rasa yang menggugah selera. Komposisi standar biasanya terdiri dari:


5.Nasi Putih: Nasi putih pulen sebagai dasar.


6.Ayam Suwir Berbumbu: Daging ayam yang disuwir dan dimasak dengan bumbu khas Bali yang kaya rempah.


7.Sambal Pedas: Sambal yang pedas menjadi elemen penting yang memberikan "tendangan" rasa pada Nasi Jinggo.


8.Pelengkap: Biasanya ditambahkan pelengkap sederhana seperti mie goreng, serundeng kelapa, tempe atau tahu goreng yang dipotong kecil-kecil.


9.Harga Terjangkau: Sejak awal kemunculannya, Nasi Jinggo dikenal sebagai makanan yang ramah di kantong, menjadikannya pilihan populer bagi berbagai lapisan masyarakat.


10.Mudah Ditemukan: Nasi Jinggo sangat mudah ditemukan di Bali, mulai dari pedagang kaki lima di pinggir jalan, warung makan sederhana, hingga kini juga sering menjadi pilihan praktis untuk berbagai acara.


11.Variasi Modern: Seiring perkembangan zaman, muncul berbagai variasi Nasi Jinggo. Beberapa penjual menawarkan pilihan nasi kuning, serta variasi lauk seperti daging sapi, babi (untuk non-halal), telur, dan sayuran lainnya. Tingkat kepedasan sambal pun bervariasi sesuai selera.


Kombinasi antara sejarahnya yang merakyat, porsinya yang pas untuk "mengganjal perut", cita rasanya yang khas, harganya yang terjangkau, dan kemudahannya ditemukan menjadikan Nasi Jinggo sebagai salah satu ikon kuliner Bali yang tetap eksis dan dicintai hingga saat ini.

 

 

Komponen Utama Nasi Jinggo

 

- Nasi Putih: Dimasak hingga pulen dan menjadi dasar hidangan ini.

- Ayam Suwir Pelalah: Ayam yang dimasak dengan bumbu khas Bali, kemudian disuwir halus.

- Sambal Sero: Sambal pedas yang memberikan sensasi rasa khas pada Nasi Jinggo.

- Pelengkap: Seperti mie goreng, kering tempe, atau serundeng kelapa yang menambah variasi rasa dan tekstur.

 

Resep Nasi Jinggo Rumahan

 

Ingin mencoba membuat Nasi Jinggo sendiri di rumah? Berikut resep sederhana yang bisa Anda ikuti:

 

Bahan-Bahan:

 

- Nasi putih secukupnya

- Ayam suwir pelalah (lihat resep di bawah)

- Sambal sero (lihat resep di bawah)

- Pelengkap: mie goreng, kering tempe, atau serundeng kelapa

- Daun pisang untuk membungkus

 

Cara Membuat:

 

1. Siapkan selembar daun pisang, letakkan nasi putih secukupnya di tengah.

2. Tambahkan ayam suwir pelalah, sambal sero, dan pelengkap sesuai selera di atas nasi.

3. Bungkus nasi dengan rapi menggunakan daun pisang dan sematkan lidi agar tidak terbuka.

4. Nasi Jinggo siap disajikan atau dibawa sebagai bekal praktis.

 

Resep Ayam Suwir Pelalah

 

Bahan:

 

- 1/2 ekor ayam, potong

- 1/2 sdt garam

- 1/4 sdt gula pasir

- 1 lembar daun salam

- 1 batang serai, ambil bagian putihnya, memarkan

 

Bumbu Halus:

 

- 6 butir bawang merah

- 3 siung bawang putih

- 1 cm kencur

- 2 cm lengkuas

- 3 butir kemiri, sangrai

- 1 cm kunyit, bakar

- 2 buah cabai merah besar

- 4 buah cabai merah keriting

 

Cara Membuat:

 

1. Lumuri ayam dengan bumbu halus, garam, gula pasir, daun salam, dan serai. Diamkan selama 30 menit hingga bumbu meresap.

2. Panggang dalam oven bersuhu 180 derajat Celsius selama 50 menit hingga matang. Angkat.

3. Setelah dingin, suwir-suwir ayam. Ayam suwir pelalah siap digunakan.

 

Resep Sambal Sero

 

*Bahan*:

 

- 5 buah cabai merah keriting

- 10 buah cabai rawit merah

- 1/2 sdt gula pasir

- 1/2 sdt garam

- 1 sdt terasi

- 4 sdm minyak goreng

 

*Cara Membuat*:

 

1. Tumis cabai dan terasi hingga harum. Angkat dan haluskan.

2. Panaskan sisa minyak, masukkan campuran cabai dan terasi yang telah dihaluskan, tambahkan garam dan gula. Masak hingga matang.

 

Dengan mengikuti resep di atas, Anda dapat menikmati kelezatan Nasi Jinggo khas Bali di rumah. Hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga praktis untuk sarapan atau bekal. Selamat mencoba!


Iklan

**** UPDATE INFORMASI TERBARU - TRENDING-PENDIDIKAN-KESEHATAN-OLAHRAGA-HOBI-IDE USAHA 2025 ****

Iklan

****BERBAGI INFORMASI-PENDIDIKAN-OLAHRAGA-KESEHATAN-LOWONGAN KERJA****
Informasi lowongan kerja terbaru

Informasi lowongan kerja terbaru

lowongan kerja- terbaru 2025

Lowongan Kerja Terbaru - Jateng-Soloraya-Jatim-Surabaya-Malang-Kediriraya

- BERITA OLAHRAGA -

**** UPDATE INFORMASI TERBARU - TRENDING- DUNIA PENDIDIKAN- ****
Latest Dunia Pendidikan
×
Berita Terbaru Update