Lomba Burung Anker Abadi BC: Panduan Lengkap Jenis Burung dan Sistem Penilaian
Dalam dunia kicau mania, lomba burung bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga
tempat para pecinta burung berkumpul, berbagi pengalaman, serta menguji
kualitas burung peliharaan mereka. Salah satu event bergengsi yang akan
diadakan adalah Lomba Burung Anker Abadi BC, yang berlangsung
di Gantangan sebelah Kolam Renang Waterpark Ayodya Siono Kertek, Wonosobo.
Event ini menarik perhatian banyak kicau mania karena menawarkan berbagai
kelas kompetisi dengan sistem penilaian yang ketat dan hadiah yang menggiurkan.
Artikel ini akan mengulas lebih dalam mengenai jenis burung yang dilombakan,
sistem penilaian, serta aturan yang harus dipatuhi oleh peserta lomba.
Jenis Burung yang Dilombakan
Lomba Burung Anker Abadi BC dibagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan harga
tiket pendaftaran, yakni ANKER (30K), ABADI (25K), dan AYODYA (20K).
Berikut daftar burung yang bisa ikut serta dalam lomba ini:
1. Kelas ANKER (30K)
Kelas ini merupakan kelas bergengsi dengan hadiah yang lebih besar
dibandingkan kelas lainnya. Burung-burung yang ikut dalam kategori ini biasanya
memiliki kualitas tinggi dan sudah berpengalaman dalam berbagai kompetisi.
Burung yang bisa ikut dalam kelas ini meliputi:
- Murai Batu Dewasa
- Murai Batu Muda
- Murai Batu Pastol
- Cucak Hijau
- Kacer/Koci
- Kenari
2. Kelas ABADI (25K)
Kelas ini diperuntukkan bagi burung dengan tingkat persaingan menengah
tetapi tetap memiliki kualitas yang baik. Hadiah yang diberikan cukup menarik,
dengan format kompetisi yang mirip dengan kelas Anker.
Burung yang bisa ikut di kelas ini antara lain:
- Murai Batu Dewasa
- Murai Batu Muda
- Murai Batu Pastol
- Cucak Hijau
- Kacer/Koci
- Kenari
3. Kelas AYODYA (20K)
Kelas ini lebih ditujukan bagi burung dengan tingkat persaingan yang lebih
terbuka, termasuk burung yang baru mulai berlaga dalam kompetisi kicau mania.
Burung yang termasuk dalam kelas ini antara lain:
- Sogon Trotol AB
- Sogon Paud
- Lovebird Dewasa B8
- Lovebird Paud
- Murai Batu Dewasa AB
Selain itu, terdapat juga Spesial Class dengan Free Tiket,
di mana burung seperti Sogon, Lovebird Paud, dan Lovebird Dewasa B8
bisa ikut bertanding tanpa membayar biaya pendaftaran.
Sistem Penilaian dalam Lomba Burung Anker Abadi BC
Agar perlombaan berlangsung adil dan kompetitif, penyelenggara menggunakan
sistem penilaian yang ketat dengan memperhatikan empat aspek utama:
1. Irama Lagu
Burung yang memiliki variasi lagu yang lebih banyak dan enak didengar akan
mendapatkan poin tinggi. Irama lagu yang monoton atau terlalu berulang akan
mengurangi nilai burung dalam kompetisi.
2. Durasi Kerja
Durasi kerja mengacu pada seberapa lama burung mampu berkicau dengan stabil
selama kompetisi berlangsung. Burung yang berkicau terus-menerus dengan sedikit
jeda akan mendapatkan poin lebih tinggi dibanding burung yang hanya berkicau
sebentar lalu diam.
3. Volume
Volume suara burung juga menjadi faktor penilaian penting. Burung dengan
suara yang lantang dan jelas cenderung mendapatkan nilai lebih tinggi dibanding
burung yang suaranya kecil atau kurang terdengar.
4. Gaya
Gaya burung saat berkicau juga dinilai, termasuk gerakan tubuh, ekspresi,
dan cara burung berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Burung yang tampil
atraktif dan percaya diri akan mendapatkan nilai lebih dibanding burung yang
pasif atau terlalu gelisah.
Kesalahan yang Membuat
Burung Tidak Bisa Koncer
Meskipun burung memiliki suara yang bagus dan berkualitas, ada beberapa
faktor yang dapat membuatnya tidak bisa mendapatkan gelar juara atau koncer
dalam perlombaan ini. Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi:
Kesalahan Umum pada Semua Jenis Burung
- Nebok (Burung sering
berpindah-pindah dan tidak fokus di tangkringan)
- Didis lebih dari 5 ketukan
(Gerakan mencabut atau merapikan bulu terlalu sering)
- Mbagong untuk jenis Kacer
(Kacer yang membentuk posisi bulu seperti bola karena stres atau
kelelahan)
- Didis ekor pada Cucak Hijau
(Terlalu sering memainkan ekor dianggap tanda ketidakstabilan)
- Ring bunyi lama (Burung
mengeluarkan suara berulang-ulang tanpa variasi yang jelas)
- Sering nampar ruji (Burung
terlalu sering menabrak atau menyentuh jeruji sangkar)
- Burung dalam kondisi birahi (OB) (Burung terlalu bersemangat sehingga tidak berkicau dengan baik)
Kesalahan Khusus pada Kenari
Kenari memiliki aturan tambahan yang membuatnya tidak bisa koncer jika melakukan hal-hal berikut:
- Ring bunyi tanpa variasi
- Didis terlalu lama (lebih dari 5 ketukan)
- Nebok atau tidak tenang di tangkringan
- Ngedril (ngejerk birahi, buka sayap, atau
ngecik secara berlebihan)
- Ring 1x atau 2x masih bisa masuk nominasi,
tapi tidak bisa koncer
Tips untuk Menyiapkan Burung
Sebelum Lomba
Agar burung dapat tampil maksimal dalam perlombaan, para peserta harus
melakukan persiapan yang matang. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Latihan Rutin Melatih burung setiap hari akan membantu meningkatkan stamina dan kualitas suara.
2. Perawatan
yang Baik,Pastikan burung mendapatkan pakan berkualitas, seperti voer berkualitas tinggi,
buah-buahan segar, dan vitamin tambahan untuk menjaga kesehatannya.
3. Mandi
dan Jemur Secara Teratur, Burung yang sering dimandikan dan dijemur memiliki daya tahan tubuh yang lebih
baik serta lebih siap menghadapi kompetisi.
4. Latihan
Mental
Biasakan burung berada di sekitar suara burung lain agar tidak kaget atau stres
saat berada di arena lomba.
5. Jaga
Kondisi Fisik, Hindari burung dalam kondisi birahi atau stres sebelum lomba, karena ini bisa
mengganggu performanya saat bertanding.
Lomba Burung Anker Abadi BC adalah ajang yang sangat menarik bagi para kicau mania di Wonosobo dan sekitarnya. Dengan berbagai kelas yang tersedia, sistem penilaian yang ketat, serta hadiah yang menggiurkan, event ini menjadi salah satu perlombaan yang dinantikan.
Bagi para peserta, memahami sistem penilaian dan aturan dalam kompetisi ini
sangat penting agar burung yang dibawa bisa tampil optimal. Dengan persiapan
yang baik, siapa pun berpeluang menjadi juara dalam ajang ini!
Apakah Anda sudah siap untuk mengikuti lomba ini? Pastikan burung Anda dalam
kondisi terbaik dan semoga sukses dalam kompetisi! 🏆🎶
INFO LOMBA : 0813-2828-3126
===================================================================
Sekedar berbagi :
Bagaimana Cara Melatih dan Merawat Burung untuk Menghindari Kesalahan dalam Lomba ?
Jika ingin memenangkan lomba burung seperti Anker Abadi BC,
pemilik harus memastikan burung mereka dalam kondisi prima dan tidak melakukan
kesalahan yang bisa mengurangi nilai atau bahkan mendiskualifikasi mereka.
Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi di arena lomba antara lain Nebok,
Didis lebih dari 5 ketukan, Mbagong (pada Kacer), Didis ekor (pada Cucak
Hijau), Ring bunyi terlalu lama, Sering nampar ruji, dan Birahi berlebihan (OB).
Di bawah ini adalah panduan untuk memastikan Murai Batu (Dewasa,
Muda, dan Pastol), Cucak Hijau, Kacer/Koci, dan Kenari bisa tampil
optimal dalam lomba dengan menghindari kesalahan-kesalahan tersebut.
1. Murai Batu (Dewasa, Muda, dan Pastol)
Murai Batu dikenal sebagai burung dengan kicauan yang bervariasi, gaya
bertarung yang agresif, dan mental yang kuat. Namun, tanpa perawatan yang
tepat, burung ini bisa melakukan kesalahan seperti Nebok, birahi
berlebihan (OB), atau tidak fokus saat berlaga.
Cara Menghindari Kesalahan pada Murai Batu
1. Mengatasi Nebok (Burung Tidak Stabil di Tangkringan)
- Gunakan sangkar yang sesuai (tidak terlalu besar atau kecil).
- Biasakan burung berlatih di sangkar lomba sejak dini agar terbiasa dengan lingkungan gantangan.
- Latih dengan metode kandang umbaran untuk meningkatkan stamina.
2. Mengatasi Birahi Berlebihan (OB)
- Jangan memberikan jangkrik atau kroto berlebihan karena bisa meningkatkan birahi.
- Lakukan penjemuran secukupnya (30-60 menit di pagi hari).
- Mandikan secara rutin untuk menurunkan birahi sebelum lomba.
3. Meningkatkan Fokus dan Mental Bertarung
- Lakukan latihan tempur secara berkala dengan burung lain agar mentalnya kuat.
- Berikan EF (Extra Fooding) secukupnya seperti jangkrik dan ulat kandang agar tetap bertenaga tanpa over birahi.
- Jangan sering menggantang di tempat yang ramai sebelum lomba agar tidak stres.
2. Cucak Hijau
Cucak Hijau adalah burung yang dikenal dengan gaya tarungnya yang atraktif
dan variasi lagu yang bagus. Namun, sering kali burung ini melakukan kesalahan
seperti Didis ekor dan ring bunyi terlalu lama, yang bisa
menurunkan nilainya dalam lomba.
Cara Menghindari Kesalahan pada Cucak Hijau
1. Mengatasi
Didis Ekor (Memainkan Ekor Terlalu Sering)
- Mandikan secara rutin untuk menurunkan tingkat stres.
- Jangan terlalu sering mengganti sangkar atau tangkringan agar burung tetap nyaman.
- Berikan EF yang seimbang, jangan terlalu banyak jangkrik atau kroto yang bisa membuat burung over birahi.
2. Menghindari
Ring Bunyi Terlalu Lama
- Berikan variasi masteran dengan suara yang tidak monoton, seperti suara burung gereja tarung atau cililin.
- Latih burung agar memiliki ritme lagu yang baik dengan pemasteran teratur.
- Jangan terlalu sering memancing burung untuk berkicau di luar jadwal latihan agar tidak kehilangan stamina saat lomba.
3. Kacer/Koci
Kacer adalah burung yang sangat agresif di lapangan, tetapi sering kali
mengalami masalah seperti Mbagong (bulu mengembang dan tidak mau
bunyi), Nebok, serta birahi berlebihan (OB).
Cara Menghindari Kesalahan pada Kacer/Koci
1. Mengatasi Mbagong
- Jangan beri kroto terlalu banyak karena bisa menyebabkan burung cepat lelah dan akhirnya membagong.
- Gunakan kandang umbaran beberapa kali seminggu untuk meningkatkan stamina.
- Mandikan burung secara teratur, terutama sebelum latihan, agar tetap fit.
- Jangan memaksakan burung untuk bertanding jika belum siap mental.
2. Menghindari Nebok dan Birahi Berlebihan
- Jangan sering menggantang burung di tempat ramai sebelum siap mentalnya.
- Berikan pakan yang seimbang, termasuk voer yang sesuai dan EF secukupnya.
- Jemur burung di pagi hari, tetapi jangan terlalu lama (maksimal 1 jam).
4. Kenari
Kenari adalah burung yang dinilai berdasarkan kestabilan suaranya, variasi
lagu, serta durasi kicauan. Namun, sering kali burung ini mengalami masalah
seperti Ring bunyi terlalu lama, Nebok, dan Didis terlalu lama.
Cara Menghindari Kesalahan pada Kenari
1. Mengatasi Ring Bunyi Terlalu Lama
- Berikan masteran yang variatif agar suara burung tidak monoton.
- Lakukan latihan tempur ringan dengan burung kenari lain untuk meningkatkan durasi kerja tanpa membuatnya terpaku pada satu pola suara saja.
2. Mengatasi Nebok
- Gunakan tangkringan yang nyaman agar burung tidak mudah berpindah-pindah.
- Jangan terlalu sering mengganti sangkar agar burung tidak stres.
3. Menghindari
Didis Terlalu Lama
- Berikan pakan bernutrisi tinggi, seperti biji-bijian berkualitas dan sayuran segar.
- Mandikan burung secara teratur agar tidak terlalu sering membersihkan bulunya sendiri.
Agar burung tampil maksimal di lomba dan menghindari kesalahan yang bisa mengurangi nilai, pemilik harus:
✅
Melakukan perawatan harian yang rutin dan seimbang
✅
Menggunakan sangkar yang sesuai dan nyaman untuk burung
✅
Melatih burung dengan metode yang tepat
✅
Menjaga keseimbangan pakan agar tidak over birahi
✅
Melakukan latihan mental dan stamina dengan kandang umbaran serta
pemasteran
Dengan perawatan yang tepat, burung seperti Murai Batu, Cucak Hijau,
Kacer, dan Kenari bisa tampil lebih stabil, fokus, dan akhirnya meraih
kemenangan di lomba! 🏆🐦